Manusia merupakan makhluk yang paling sempurna. Makhuk yang
diciptakan oleh Allah SWT untuk merawat, menjaga serta menyayngi dan mengasihi
sesama makhluk Tuhan. Awal penciptaannya mengakibatkan kecemburuan bagi makhluk
yang diciptakan Allah terlebih dahulu, seperti iblis. Sehingga ia menjerumuskan
manusia (Adam) untuk melanggar anjuran dari Allah. Dan akhirnya ia diusir dari
indahnya surga.
Hingga sekarang sikap dan tindak tanduk manusia tetap
dibayang-bayangi oleh iblis dan sekawanannya. Termasuk kesombongan dan
kencongkakan manusia sekarang ini. Bahkan iblis mampu menutup mata manusia.bahkan
setan akan tetawa lebar jika semua rencananya mengajak manusia untuk
menemaninya terjun ke neraka berhasil.
Kesombongan bukan lah sikap gaul kita. Karena kesombongan
tersebut mampu menjerumuskan kita kedalam pesta iblis. Jika kita mampu
mengendalikan sikap kita maka kita mampu memilih jalan mana yang mengarahkan
kita menuju jalan Tuhan bukan Pesta Iblis.
Seperti yang tertuang dalam Qs, Luqman ayat 18
Ÿ
Artinya: Dan janganlah kamu
memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di
muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang
sombong lagi membanggakan diri.
Dalam ayat tersebut telah
dijelaskan bahwa Allah tidak menyukai hambanya yang bersikap sombong serta
membanggakan diri sendiri. Memiliki benda yang memiliki kecanggihan dan
multiguna bukanlah hal yang patut dibanggakan karena benda tersebut nantinya
tidak akan kita gunakan di akhirat nanti. Hanya amal dan perbuatan yang baiklah
yang mampu menjadi bekal kita di alam akhirat kita. Saat berjumpa dengan Rabb
kita Allah SWT.
Semoga, kisah ini mampu menjadi
renungan kita semua dalam melakukan perbuatan dan bersikap setiap harinya.
Amin.. amin ya Rabbal ‘Alamin.
0 komentar:
Posting Komentar